PSSI menegaskan dirinya sebagai regulator sepak bola yang diakui FIFA di tanah air, termasuk kompertisi Indonesian Premier League (IPL). Untuk itu, mereka meminta agar pihak kepolisian tidak lagi menerbitkan izin pertandingan ISL.

Langkah ini terdapat dalam rangkaian upaya rekonsiliasi yang dilakukan PSSI. Selama ini, upaya rekonsiliasi dengan klub-klub ISL selalu kandas. Untuk itu, Tim Rekonsiliasi PSSI akan melakukan pertemuan dengan Kapolri meminta keterangan mengenai perizinan pelaksanaan ISL.

Ketua Tim Rekonsiliasi, Bernhard Limbong menilai gagalnya rekonsiliasi karena klub-klub ISL masih diizinkan bertanding. Oleh karena itu, izin pertandingan ISL harus diberhentikan.

Padahal, pada Kongres tahunan di Palangkaraya, PSSI mengisyaratkan mengakui ISL dan akan membiarkannya berjalan sampai musim ini selesai. Mereka juga menyatakan masih terus melakukan upaya rekonsiliasi dengan klub-klub ISL supaya mau kembali ke PSSI.

"Pelaksanaan sesuatu itu kan mesti ada izinnya. Kita mau verifikasi sebaiknya bagaimana proses perizinan tersebut," tutur Limbong di Kantor PSSI, Rabu 4 April.

Upaya yang dilakukan PSSI ini terkait surat terakhir FIFA yang menyebutkan bahwa tidak ada asosiasi sepakbola di Indonesia kecuali PSSI. Makanya, Limbong bersama timnya akan mengupayakan bertemu Kapolri.

"Surat sudah dibikin. Jadi kita tunggu jawaban dari pihak kepolisian," tambah jenderal bintang satu ini.

Limbong menjelaskan, perkembangan dari rekonsiliasi sampai dengan saat ini masih berjalan baik dan lancar. Namun dia mengakui, tentu saja hal itu tidak segampang yang dibayangkan. Tapi tim yang dipimpinnya tidak akan berhenti bekerja sampai selesai.

Pada 30 Maret lalu FIFA menyatakan memberi deadline tambahan pada PSSI sampai 15 Juni 2012 untuk menyelesaikan masalahnya. Jika gagal, masalah itu akan dilimpahkan ke Komite Darurat FIFA untuk diputuskan sanksinya.

PSSI sendiri sebelumnya telah dua kali memanggil klub-klub ISL untuk rekonsiliasi pada 14 Maret dan 29 April. Pada pertemuan pertama, hanya Persib Bandung yang memenuhi undangan. Sementara pada pertemuan kedua, tidak ada satu pun klub ISL yang datang. Hari ini mereka kembali memanggil klub-klub tersebut untuk bertemu

0 komentar:

Posting Komentar