Atjeh Selection Melaju Ke Final
PSAP PidieBanda Aceh (ANTARA) - Kesebelasan Semen Padang gagal melaju ke partai final turnamen internasional Piala Gubernur Aceh II setelah dikalahkan tuan rumah Aceh Selection 2-3.Bertanding di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, Kamis malam, dua gol Semen Padang diciptakan kapten tim Elly Aiboy di menit ke-16. Sedangkan tiga gol Aceh Selection diciptakan Marvelus Osas di menit ke-34 dan 79 serta Gbenem di menit ke-88.Bermain di hadapan sekitar 10 ribu penonton, Semen Padang yang dimotori duat Edwar Wilson Junior dan Saktiawan Sinaga langsung menyerang pertahanan Aceh Selection.
Aceh Selection yang diperkuat mantan pemain timnas Ismed Sofyan mampu mempertahankan daerahnya dari kepungan pemain-pemain Semen Padang.
Serangan bertubi-tubi Semen Padang tersebut akhirnya membuahkan hasil. Dari sebuah kemelut di depan gawang Aceh Selection yang dijaga Fachrul Rozi, gelandang serang Semen Padang, Elly Aiboy mampu menggetarkan jaring tim tuan rumah.
Kecolongan satu gol membuat Aceh Selection yang diperkuat empat pemain asing mencoba menyamakan kedudukan. Namun, ketatnya Hengki Ardiles, Zico Alpa dan Fauzan Jamal di lini belakang Semen Padang memuat serangan Fahrizal Dillah dkk kandas di kotak penalti.
Aceh Selection akhirnya mampu menyamakan kedudukan 1-1 setelah tendangan Marvelus Osas mampu mengecoh Jandia Eka Putra, kiper Semen Padang di menit ke-34.
Gol berawal dari serangan yang dibangun kapten Aceh Selection, Erik Saputra, dari rusuk kiri pertahanan Semen Padang. Pemain yang membawa Persiraja promosi ke Liga Super Indonesia musim depan itu memberi umpan matang kepada Marvelus Osas.
Osas yang menerima umpan di kotak penalti berhasil melewati dua pemain belakang Semen Padang. Dengan satu kali sentakan, mantan pemain PSAP Sigli tersebut mengecoh kiper lawan. Skor berubah menjadi 1-1.
Memasuki menit ke-40, wasit sempat menghentikan permainan beberapa menit karena penonton melemparkan botol plastik air mineral. Setelah pertandingan dilanjutkan, skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Bermain di babak kedua, Aceh Selection yang tidak ingin dipermalukan di hadapan pendukungnya langsung menekan pertahanan Semen Padang sejak menit awal.
Kendati mendapat tekanan, pemain Semen Padang mampu melancarkan serangan balik. Namun, disiplinnya Norris Bayour, Andrea, dan Ismed Sofyan di lini belakang Aceh Selection membuat serangan Semen Padang kandas sebelum bola masuk ke kotak penalti.
Semen Padang akhirnya mampu menambah gol melalui pemain pengganti Suheri Daud di menit ke-54. Gol mantan pemain Persiraja Banda Aceh tersebut berawal dari serang balik cepat.
Suheri Daud yang menggantikan Saktiawan Sinaga karena cedera mampu melewati tiga pemain belakang Aceh Selection dan melesatkan si kulit bundar ke sudut kiri gawang Fachrul Rozi. Skor menjadi 2-1 untuk Semen Padang.
Tertinggal 1-2 membuat pemain Aceh Selection meningkatkan daya serangnya. Serangan bertubi-tubi tersebut membuat pemain Semen Padang bertahan total dan hanya menempatkan Edwar Wilson Junior di lini depan.
Walau mendapat tekanan, pemain Semen Padang mampu melancarkan serangan balik. Sedikitnya tiga peluang gol nyaris tercipta lewat serangan balik tersebut.
Akhirnya, Aceh Selection mampu menyamakan kedudukan lewat titik penalti setelah seorang pemain bawah Semen Padang menyentuh bola di depan gawangnya sendiri di menit ke-79.
Marvelus Osas yang mengeksekusi tendangan penalti tersebut mampu mengecoh Jandia Eka Putra. Skor imbang 2-2 tersebut disambut gegap gempita penonton yang memadati Stadion Dimurthala.
Gol tersebut menambah motivasi pemain Aceh Selection meningkatkan daya gedornya ke jantung pertahanan Semen Padang. Ismed Sofyan yang membantu penyerangan mampu menciptakan sejumlah peluang emas.
Namun, kokohnya Jandia Eka Putra di bawah mistar gawang Semen Padang membuat serangan Aceh Selection gagal membuahkan gol. Tercatat tiga kali kiper Semen Padang itu menyelamatkan gawangnya dari ancaman pemain lawan.
Memasuki menit akhir babak kedua, pemain Aceh Selection menggempur habis-habisan jantung pertahanan Semen Padang. Gempuran itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-88.
Gberneme yang masuk menggantikan Fahrizal Dillah mampu menjawab kepercayaan pelatih kepadanya. Pemain asal Afrika itu memaksa Jandia Eka Putra memungut bola di jaring gawangnya. Skor 3-2 untuk Aceh Selection bertahan hingga pertandingan berakhir.
Di partai final, Aceh Selection ditantang Persiba Bantul yang mengalahkan Pelita Jaya dalam adu penalti 5-3 (1-1) pada pertandingan sebelumnya.
Turnamen berhadiah total Rp270 juta tersebut juga diikuti enam klub, dua di antaranya peserta liga super Malaysia, Kedah FC dan Felda United. Namun, kedua tim tersebut kandas di babak penyisihan.
Susunan Pemain
Aceh Selection: Fachrul Rozi; Andrea, Arifin Genuni, Morris Bayour, Ismed Sofyan; Erik Sahputra, Fery Komul (Muchlis Nakata 68), Diallo Abdulaye Djibril, Stephen Mennoh; Fahrizal Dillah, Ikfefua Marvelus Osas
Semen Padang: Jandia Eka Putra; Syafrudin, Zico Alpa, Hengki Ardiles, Fauzan Jamal; Vendry Mofu, Elly Aiboy (Budi Kurnia 66), M Rizal, Dedi Hartono; Saktiawan Sinaga (Suheri Daud 46), Edward Wilson Yunior



0 komentar: