Manajer PSAP Sigli Nazaruddin tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia setelah timnya bisa memecahkan telur kala mencuri satu poin di kandang Persib Bandung, Kamis (5/1) petang di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Sebelum mengimbangi Pangeran Biru, tim promosi dari Aceh itu terjungkal di dua laga perdananya namun kali ini meski tak menang, mereka meninggalkan stadion dengan senyum mengembang.



"Tentu kami senang dengan hasil imbang. Ini poin perdana tim dan kami bisa meraihnya di kandang lawan yang terkenal angker," buka Nazaruddin.

"Kami memang ada di zona merah tetapi tak pernah gentar dalam menatap pertandingan siapapun lawannya. Bahkan target pada laga ini meraih tiga angka, namun hasil imbang tetap diterima."

Nazaruddin kemudian menjelaskan jika skuad PSAP lebih banyak dihuni oleh pemain lokal hasil binaan hingga tidak terlalu banyak mengeluarkan dana.

"Mungkin terlalu prinsipil jika membuka nilai kontrak yang dikeluarkan klub untuk mendapatkan pemain, tetapi bisa dikatakan nilainya di bawah Rp5 miliar," lanjut Nazaruddin.

"Kami banyak menggunakan pemain asli daerah sekitar Sigli dan secara umum mereka bisa memenuhi harapan dari pengurus dan masyarakat."

"Target kompetisi? Saya rasa semua tim ingin bertahan di kasta paling tinggi di sepakbola Indonesia, begitu pula dengan kami," tegasnya.


Sumber : Goal.com

0 komentar:

Posting Komentar